airthamal

airthamal
selamat datang

Cari Blog Ini

Selasa, 23 Februari 2010

batalyon arhanud ri 2 malang /kostrad


a. Batalyon Arhanudri 2 didirikan pada tanggal 1 Agustus 1956 sesuai Keputusan Kasad Nomor : KPTS/134/1956 tanggal 26 Juli 1956 dengan nama BATALYON ARTILERI PENANGKIS SERANGAN UDARA II TER V. Senjata pokok Meriam 40 mm L-60, Meriam 20 mm Hispano Suiza dan SMB 12,7 mm Browning. Berkedudukan di Malang, sebagai Komandan Batalyon Kapten Art Moh. Bachrowazi Nrp.17825.

b. Pada tahun 1959, berdasarkan Keputusan Pangdam VIII/Brawijaya Nomor : KPTS / 133 / 7 / 1959 tanggal 25 Juli 1959 diubah namanya menjadi Batalyon Artileri Serangan Udara 2 (YONARSU 2).

c. Pada tahun 1965, berdasarkan RDG Men Pangad Nomor : T/1909/1965 tanggal 28 Juli 1965 diubah namanya menjadi Batalyon Pertahanan Udara Ringan 2 (YONHANUDRI 2). Senjata pokok Meriam 40 mm L-60, Meriam 20 mm Hispano Suiza dan 12,7 DSHK. Dislokasi pasukan Koyan/Raima di Malang, Raimer A di Surabaya, Raimer B dan Raimer C di Maospati Madiun.

d. Pada tahun 1968, berdasarkan RDG Dansen Arhanud Nomor : T/171/1968 tanggal 4 April 1968 diadakan perubahan istilah menjadi Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 2 (YON ARHANUDRI 2 ). Dislokasi pasukan Mayon/Raima, Raimer B dan Raimer C di Malang, Raimer A di Ngawi, Rai BS 81 di Surabaya.

e. Pada tahun 1975, berdasarkan Sprin Danmen Arhanud 3 Nomor : Sprin / 236/ XI / 1975 tanggal 20 Nopember 1975 tentang Likwidasi dari Yonarhanudse 9 ke Yonarhanudri 2. Dislokasi pasukan : Mayon, Raima dan Raimer C di Malang, Raimer A dan Raimer D di Ngawi, Rai Mer B di Surabaya.

f. Pada tahun 1982, berdasarkan Sprin Kasad Narnor Sprin / 557 / III / 1982 tanggal 22 Maret 1982 dan hasil Rakor SUAD pada tanggal 8 April 1982 Yonarhanudri 2 menerima senjata baru berupa Rudal RBS-70, Meriam 20 MM Rheinmetal dan Radar Giraffe.

g. Pada tahun 1985, berdasarkan Sprin Pangdam V/Brawijaya Nomor: Sprin / 238 / X/ 1985 tanggal 24 Oktober 1985 Yonarhanudri 2 Kodam V/Brawijaya beralih status menjadi Yonarhanudri 2 Divif 2 Kostrad, kedudukan pasukan seluruhnya berada di Malang. Senjata pokok Rudal RBS 70, Meriam 20 MM Rheinmetal, Meriam 20 MM Oerlikon, Meriam 20 MM/HZ dan Radar Giraffe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar